tentang narkoba

Hey kalian generasi muda bangsa Indonesia janganlah memakai / mengedarkan narkoba bila ketahuan polisi anda akan dipenjara sesuai hukuman yg berlaku dan anda menyoba sekali pasti ketagihan janganlah sekali-kali anda mengedarkan narkoba / memakainya mendingan main gaple daripada mengonsumsi narkoba narkoba mahal harganya kalau gaple 3500. pengguna narkoba dalam waktu panjang / lama akan menyebabkan KEMATIAN.Undang-undang di indonesia no. 22 tahun 1997 tentang Narkotika dan no.5 tahun 1997 tentang psikotropika…… Beriku beberapa undang – undang no.22 tahun 1997 tentang narkotika : Pasal 84 ayat 1 (a) : Orang tua atau wali pencandu yang belum cukup umur, yang sengaja tidak melapor, dipidana dengan pidana penjara kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah). Pasal 78 ayat 1 (a) : Menanam, memelihara, mempunyai dalam persediaan, memiliki, menyimpan, atau menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman atau bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.500.000.000,-(lima ratus juta rupiah). Pasal 81 ayat 1 (a) : Membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito narkotika golongan I dipidana dengan pidana penjara paling lama15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Pasal 82 ayat 1 (a) : Mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual, menyalurkan, menjual, membeli, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli. atau menukar narkotika golongan I, dipidana dengan pidana mati atau pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1,000.000.000,- (satu milyar rupiah). Pasal 84 ayat 1 (a) : Memberikan narkotika golongan I untuk digunakan orang lain.dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Pasal 85 ayat 1 (a) : Menggunakan narkotika golongan I bagi dirinya sendiri,dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun . Pasal 80 ayat 1 (a) : Memproduksi, mengolah, mengekstraksi, mengkonversi, merakit, atau menyediakan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp.1.000.000.000,-(satu milyar rupiah). Jenis – jenis narkoba : OPIOID 1. Apatis 2. Malas bergerak 3. Gugup 4. Selalu merasa curiga 5. Rasa gembira berlebihan 6. Rasa harga diri meningkat 7. Pupil mata mengecil KOKAIN 1. Denyut jantung bertambah cepat 2. Rasa gembira berlebihan 3. Banyak bicara 4. Pupil mata melebar 5. Mual hingga muntah 6. Mendarahan pada otak 7. Pergerakan mata tidak terkendali GANJA 1. Mata sembab 2. Sering melamun 3. Selalu tertawa 4. Tidak bergairah 5. Dehidrasi 6. Liver 7. Skizofrenia EKTASI 1. enerjik tetapi matanya layu 2. sulit tidur 3. berkeringat 4. dehidrasi 5. saraf mata rusak 6. sukar makan 7. saraf mata rusak shabu – shabu 1. sulit berfikir 2. sulit tidur 3. denyut jantung bertambah cepat 4. paranoid 5. banyak bicara 6. pendarahan otak 7. enerjik perilaku agar mendapatkan narkoba 1. Melakukan berbagai cara untuk mendapatkan narkoba secara terus-menerus 2. Bahkan, mereka bisa mencuri uang dari orangtua, teman, atau tetangga. Hal tersebut tentu akan mengganggu stabilitas sosial. 3. dengan kondisi tubuh yang rusak dampak pemakai narkoba melalui perilaku 1. mengalami nyeri kepala 2. mengalami ngilu di sendi – sendi tubuh 3. sering menguap 4. mengeluarkan keringat berlebihan 5. sering sekali bebohong 6. ingkar janji 7. batuk lama sekali sembuh 8. takut pada air 9. mencuri uank untuk membeli narkoba 10. menggadaikan barang untuk membeli narkoba 11. sering sendiri 12. malas 13. jarang mandi 14. sering mbolos sekolah(bila yang sekolah) 15. badannya kurus dampak pemakai narkoba melalui emosional 1. pecandu akan kehilangan nafsu makan 2. emosinya sangat tinggi 3. jika di marahin / di tegur akan membangkang jaman sekarang narkoba tidak hanya merasuki orang dewasa dan remaja tetapi narkoba merasuki anak – anak di bawah umur dan kebanyakan memakai narkoba sekali langsung menjadi pecandu lalu ia kalau tidak di rehabilitasi akan mati.gejala dan perubahan sikap sikap wajib di pehatikan kepada anak – anak terhadap narkoba 1. pendiam 2. jauh dari rumah 3. bebasnya bergaul 4. suka berbohong 5. suka belajar mencuri uang 6. nilai di sekolahan turun dratis nih jenis narkoba yang paling banyak mengonsumsi / mengedarkan paling besar mengonsumsi / menjual belikan adalah Negara kita….. contohnya ; miras : minuman keras adalah minuman yang mengandung alcohol dan memabukkan..bahan kimia yang terkandung dalam minuman keras adalah etanol / etil alcohol. Pengaruh minuman keras bagi kesehatan tubuh, antara lain: 1. menyebabkan kematian bila mengonsumsi dosis tinggi 2. menyebabkan pembengkakan jatung 3. menyebabkan penyakit pda bagian dalam perut dll 4. mengakibatkan kerusakan otak cirri – cirri pemakai / pecandu minuman keras : 1. mata merah 2. sering sakit – sakitan 3. banyak tidur 4. nafsu makan kurang 5. suka bicara sendiri 6. dada tengah menjadi dekok 7. emosional tinggi 8. sering bicara jorok 9. tidak sopan kepada orang tua dan guru 10. malas belajar rokok hampir semua rakyat Indonesia mengonsumsi rokok.dilihat emang tidak terasa bahaya merokok.rokok tidak saja berbahaya bagi kesehatan tetapi bagi lingkungan kita.jika anda di tempat umum ada orang merokok bila anda terganggu langsung tegur saja maka bahasa menghisap asap rokok(perokok pasif) akn menjadi sakit paru-paru, jantung, penapasan.rokok mengandung unsur karbon , hydrogen , oksigen , nitrogen , sulfur. Sebatang rokok mengandung berbagai macam bahan kimia, yang tentu sangat bebahaya.pengaruh pengguna rokok , antara lain : 1. menyebabkan penyakit saluran pernapasan(napas tersenggal – senggal) karena asap rokok mengandung karbon monoksida akibat pembakaran tidak sempurna. 2. nikotin dalam rokok dapat mengakibatkan seseorang ketagihan/kecanduan , berfungsi sebagai stimulant yang mempercepat kegiatan dalam otak. 3. menyebabkan kerusakan janin (bagi perokok wanita). 4. menyebabkan bayi lahir menderita gangguan mental / cacat (bagi wanita hamil mengonsumsi rokok). Cirri – cirri peokok aktif : 1. kurus 2. nafsu makan kurang 3. giginya kuning karma menghisap nikotin 4. batuk sembuhnya lama 5. jari-jarinya berwarna agak kuning DLL sekian semoga kata ini bermanfaat ntuk kalian.........

Senin, 16 Desember 2024

Terbiasa Gaul Bareng Perempuan, Benarkah Timbulkan Sisi Feminin Pria?

Terbiasa Gaul Bareng Perempuan, Benarkah Timbulkan Sisi Feminin Pria?

Ayu Maharani, 29 Jul 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter


Katanya, keseringan bergaul dengan perempuan bisa jadi penyebab pria feminin! Lantas, benarkah begitu tau sebenarnya ada faktor hormonal?



“Bu, anaknya jangan terlalu sering main sama perempuan, nanti jadi cowok feminin, lho,” pernah dengar anjuran tersebut ketika anak-anak berbeda gender bermain?

Orang-orang dulu percaya alasan seorang pria menunjukkan sisi feminin karena terlalu sering bergaul dengan perempuan. Benarkah faktor tersebut berperan besar? 

Benarkah Bergaul dengan Perempuan Jadi Penyebab Pria Lebih Feminin?

Menanggapi pertanyaan soal perilaku pria yang seperti perempuan akibat selalu dikelilingi teman wanita, begini penjelasan psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi.

Menurut Ikhsan, tak bisa dimungkiri bahwa lingkungan sekitar memang memengaruhi perilaku seseorang. 

“Bisa saja penyebab laki-laki seperti perempuan itu dipicu oleh kebiasaan dia yang dari kecil sampai besar terbiasa main bersama perempuan. Dalam proses perkembangan, terutama saat anak-anak sampai remaja, hal itu sangat berpengaruh terhadap kepribadiannya,” jelas Ikhsan. 

Selain itu. menurut Ikhsan, mungkin pria itu sejak kecil tidak memiliki panutan yang sifatnya lebih maskulin.

”Jika ditambah dengan tak ada sosok ayah atau pria yang dapat dijadikan role model, maka itu dapat membuat seseorang menjadi pria feminin. Intinya, faktor lingkungan akan memengaruhi individu dalam mengidentifikasi identitas dirinya.”

Artikel Lainnya: Merasa “Terjebak” di Tubuh yang Salah, Tanda Gender Dysphoria?

Apakah Hanya Faktor Lingkungan yang Jadi Penyebab Pria Feminin?



Kendati lingkungan dapat memengaruhi identitas diri seseorang, ternyata ada pula campur tangan kondisi medis yang mendasari. 

Dengan kata lain, butuh tiga aspek yang kuat sehingga seorang pria akhirnya berperilaku seperti perempuan, yaitu lingkungan, hormon dan saraf, serta pengalaman. 

Sadar atau tidak disadari, menurut dr. Devia Irine Putri, pria yang perilakunya seperti perempuan mungkin sejak kecil sudah mengalami gangguan identitas gender atau gender dysphoria. 

“Penyebab pasti dari gender dysphoria ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada dugaan yang dipicu oleh pengaruh ketidakseimbangan hormon, saraf-saraf, dan lain-lain yang berhubungan dengan neuroanatomi dan biophysical link,” jelas dr. Devia. 

Ia menambahkan, “Selain itu, penyebab laki-laki seperti perempuan juga bisa karena dia pernah mengalami stres berat, trauma masa kecil, sexual abuse, atau pernah diabaikan.”

Jadi butuh beberapa faktor untuk melatarbelakangi kondisi pria feminin, yaitu lingkungan, hormon, saraf, serta pengalaman hidup. 

Artikel Lainnya: Hal yang Perlu Anda Tahu tentang Operasi Transgender (Ganti Kelamin)

Apakah Sisi Feminin Pria Selalu Ada?

Pada dasarnya, setiap manusia memiliki sisi feminim dan maskulin. Wanita pun juga memiliki sisi maskulin. 

Hal ini karena kedua sisi tersebut dibutuhkan di dalam kehidupan kita. Ini bisa menyeimbangkan rasa empati dan perilaku tegas kita. 

Kadarnya pun berbeda untuk setiap gender. Sebagai seorang pria, tentu sisi maskulin umumnya lebih dominan. Sedangkan pada wanita, sisi feminin umumnya lebih banyak. 

Sisi Feminin Pria Bisa Tidak Dominan


Psikolog Ikhsan menyarankan, “Sedari kecil, perlu ada role model pria supaya seimbang kehidupannya. Bisa sosok ayah, kakak, dan lain sebagainya.”

“Ketika sisi feminin dan maskulin dari pria itu sudah dirancang sejak kecil, dia bisa menjadi sosok pria yang tetap bisa menyayangi dan menghargai perempuan. Macho, tetapi bisa sopan dan memahami perasaan serta kondisi wanita. Idealnya seperti itu,” tutur Ikhsan. 

Jika memang ada pria feminin yang ingin mengubah kondisinya menjadi lebih maskulin, dia membutuhkan bantuan dari berbagai aspek. 

Paling utama adalah niatan kuat dari dirinya sendiri. Kedua, bisa dapat bantuan dari psikolog maupun dokter, dan ketiga adalah keluarga. 

Apabila masih punya pertanyaan seputar penyebab laki-laki seperti perempuan, berikut cara mencegah dan mengatasinya, ataupun kondisi medis lain, langsung saja konsultasikan hal tersebut pada dokter dan psikolog kami lewat fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter

(OVI/AYU)

Sumber:
1.https://www.klikdokter.com/info-sehat/kesehatan-umum/terbiasa-gaul-bareng-perempuan-benarkah-timbulkan-sisi-feminin-pria?srsltid=AfmBOooyoVUM5kY-9xUYTSQg9uiNP5MbjL_JTh8KTFqoHgCkCVrFsHhu